Harlin E. Rahardjo, Dalam Sambutannya Menjelaskan Kejuaraan Ini

Harlin E. Rahardjo, Dalam Sambutannya Menjelaskan Kejuaraan Ini – Kejuaraan Indonesia Open Aquatic Championship kembali bergulir. Arena itu akan dibarengi 2 ribu atlet dalam serta luar negeri.

Kejuaraan untuk renang, renang artistik, loncat indah, serta polo air itu digeber di Stadion Akuatik, Gelanggang olahraga Bung Karno, Senayan, mulai 1-9 Desember. Rinciannya, renang bergulir 1 sampai 5 Desember, polo air 1 sampai 6 Desember, renang artistik 7 sampai 9 Desember, loncat indah 6 sampai 9 Desember, serta renang master 9 Desember.

Wakil Ketua Umum PB PRSI, Harlin E. Rahardjo, dalam sambutannya menjelaskan kejuaraan ini jadi sisi dari seleksi pelatnas SEA Games 2019.

“Kami berharap di IOAC beberapa atlet dapat banyak bisa waktu yang bagus sampai kami gampang memilih ke arah SEA Games. Bagusnya kembali kolam renang akuatik di GBK ini dapat juga mengadakan moment dengan simultan. Optimal dua nomer dengan bertepatan,” kata Harlin dalam pertemuan wartawan, di Jakarta, Kamis (29/11).

Dalam arena ini, PRSI akan mengaplikasikan format penyisihan session pagi (jam 08.00 WIB) serta session grandfinal jam 18.00 WIB.

“Ini memang seharusnya dibiasakan semenjak awal sebab di arena multievent seperti SEA Games serta Asian Games itu ide seri serta final dipertandingkan. Jadi kami membasakan diri,” tuturnya.

Arena ini juga dikemas lebih berprestise dengan menyertakan beberapa perenang di luar negeri. Akan tetapi perenang asing akan turun waktu masuk grandfinal saja.

“Perenang ada seputar 15 atlet dari Suriah, lalu ada dari Singapura, serta Malaysia. Tetapi sebab perenang Malaysia itu tinggal di sini jadi mewakili club lokal. Sesaat untuk renang indah ada delapan orang dari Selangor, empat akan turun di loncat indah. Sedang polo air semua dari dalam negeri,” ucap Kabidbinpres PRSI, Wisnu Wardhana, dalam peluang sama.

Bekas perenang nasional ini juga mengharap Indonesia Open dapat memberi efek buat pembibitan umur muda untuk multievent yang tambah tinggi.

“Pasti dengan cara langsung akan memberikan dampak pada pembinaan kami, baik di umur awal ataupun grup usia. Sebab arena ini pula untuk saring bibit menukar perenang elit kami,” tutur ia.

“Lebih akhir tahun kedepan ada SEA Games, kejuaraan dunia senior serta junior di tahun sama. Hingga, diinginkan lewat IOAC ini kami telah komunikasi dengan FINA serta mereka telah pastikan Indonesia Open ini jadi moment skala internasional serta ini mesti kami rawat