Mampukah Dovizioso Patahkan Catatan Buruk di MotoGP Spanyol?

Mampukah Dovizioso Patahkan Catatan Buruk di MotoGP Spanyol? – Andrea Dovizioso punyai catatan tidak baik di MotoGP Spanyol. Minggu akhir inilah punyai peluang buat mengakhirinya.

Dovizioso ketujuan MotoGP Spanyol minggu akhir ini dalam urutan pimpin classement kejuaraan. Rider Mission Winnow Ducati itu sekarang mengumpulkan 54 point dari tiga seri, unggul tiga point dari Valentino Rossi di urutan dua serta lima point dari Alex Rins di urutan tiga.

Saat ini rider 33 tahun itu hadapi kendala besar. Circuit Jerez yg menyelenggarakan MotoGP Spanyol tidaklah tempat yg ramah untuk dirinya.

Dovizioso belumlah sempat sekalinya finish di tribune sejak mulai naik kelas primer pada 2008 lalu. Hasil terbaik merupakan finish ke-5.

Sejak mulai gabung Ducati, rider asal Italia ini udah enam kali balapan disana. Hasilnya merupakan kedua kalinya finish ke-5, semasing sekali finish di urutan delapan serta sembilan, dan kedua kalinya tidak sukses finish.

Musim yang lalu sesungguhnya Dovizioso punyai peluang bagus menyelesaikan catatan jeleknya. Namun ia tidak sukses menuntaskan balapan selesai alami kecelakaan dengan Jorge Lorenzo serta Dani Pedrosa dalam perebutan persaingan urutan dua.

Dovizioso cukuplah yakin lantaran sampai kini terasa motornya kerja dengan baik. Dapat finish ke-tiga di Argentina serta ke-4 di Amerika Serikat berubah menjadi tanda positif, mengingat dua lintasan ini dengan cara sejarah cukuplah sukar buat Ducati.

” Kami datang di Jerez dalam urutan pimpin, namun lebih dari itu, saya terpenting puas dengan perasaan diatas motor sampai kini. Daya saing kami udah jauh bertambah serta kami sukses bertahan di trek-trek yg dengan cara sejarah sukar buat kami, ” papar Dovizioso.

” Namun sewaktu yang sama pula benar kalau ada tambah banyak rider bisa beradu buat tribune serta musim baru mulai. Saya sangat percaya di Jerez, kami bakal bisa tampil lebih kokoh dari awalnya. “

” Tahun yang kemarin dalam balapan kami udah memberikan progres. Namun kami tetap perlu punya sikap rendah hati serta kerja keras buat bikin penambahan tambah banyak serta berubah menjadi kompetitor juara di tiap-tiap lintasan, ” imbuhnya.