Home / Berita Umum / Sebelum Melancong Lebih Kurang 3 Jam Ke Padalarang, Ada Di RS

Sebelum Melancong Lebih Kurang 3 Jam Ke Padalarang, Ada Di RS

Sebelum Melancong Lebih Kurang 3 Jam Ke Padalarang, Ada Di RS – Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS) Kementerian Hukum serta HAM menyatakan terpidana perkara korupsi project e-KTP Setya Novanto mempermainkan petugas menjaga kala ada di rumah sakit sebelum melancong lebih kurang 3 jam ke Padalarang, Bandung Barat.

Awal mulanya, Setya Novanto memperoleh izin berobat di Rumah Sakit (RS) Santosa Bandung. Akan tetapi, eks Ketua DPR RI itu pernah kedapatan melancong di salah satunya toko bangunan di Padalarang.

” Setnov dikira udah memanipulasi izin berobat. Kehadiran Setnov di salah satunya toko bangunan di Padalarang sebagai perbuatan menyalahi ketentuan tertata lapas/ rutan. Petugas pengawal udah dikontrol lantaran tak jalankan pekerjaannya sesuai sama standard operasional proses, ” kata Kepala Sisi Humas Ditjen PAS Kemenkumham Ade Kusmanto dalam info tertulisnya, Minggu (16/6) dilansir dari Di antara.

Ade menyampaikan rangkaian melancong ini. Pada Senin (10/6) , ujarnya, dilakukan sidang team pengamat pemasyarakatan buat menganjurkan perawatan kelanjutan di rumah sakit luar lapas, ialah RS Santosa Bandung.

” Pada Selasa (11/6) dengan pengawalan petugas lapas serta Kepolisian Bagian Arcamanik. Lebih kurang waktu 10. 23 WIB Setnov diberangkatan buat melakukan perawatan di RS Santosa Bandung, ” kata Ade.

Istri Setya Novanto, Deisti Astriani Tagor, dikatakan berbarengan suaminya kala pergi dari RS Santosa. Istri Setya Novanto, Deisti Astriani Tagor, dikatakan berbarengan suaminya kala pergi dari RS Santosa.
Dalam hari yg sama, papar ia, Setnov datang di RS Santosa Bandung waktu 10. 41 WIB dengan keluh kesah sakit tangan sisi kiri tak dapat digerakkan.

” Menurut hasil pengecekan dokter RS Santosa, Setnov melakukan perawatan rawat inap di lantai 8 kamar 851 RS Santosa, ” ujarnya.

Pada Jumat (14/6) waktu 14. 22 WIB, faksinya mengerjakan serah terima pengawalan di RS Santosa Bandung dari petugas atas nama FF ke petugas atas nama S menurut surat perintah Kalapas No. W. 11. PAS. PAS1. PK. 01. 04. 02-4045.

Gak lama seusai kejadian berikut ini Setnov terlepas dari pengawasan dengan dalih masalah administrasi RS.

” Waktu 14. 42 WIB Setnov keluar area perawatan ketujuan lift memanfaatkan kursi roda dibarengi keluarganya serta memohon izin buat menuntaskan administrasi rawat inap di lantai 3 RS Santosa, ” kata Ade.

Pada waktu 14. 50 WIB, pengawal atas nama S mengecheck ke area administrasi kalau nyata-nyatanya Setnov tak berada pada area administrasi.

” Waktu 17. 43 WIB, Setnov kembali lagi RS Santosa serta waktu 19. 45 WIB, pengawal atas nama S serta Setnov datang di Lapas Klas I Sukamiskin, ” kata Ade.

Dia membetulkan kalau Setnov tak berada pada RS Santosa sejak mulai waktu 14. 50 WIB hingga 17. 43 WIB.

Dia lantas menjelaskan beberapa langkah yg udah dilaksanakan Ditjen PAS, ialah, pertama dilaksanakan pengecekan sesaat petugas pengawal atas nama S oleh team pemeriksa.

Ke dua, dilaksanakan pendalaman serta pengecekan pada Setnov yg udah memanipulasi izin berobat oleh team pemeriksa .

” Setnov dipindahkan ke Rutan Gunung Sindur. Pertimbangannya lantaran Rutan Gunung Sindur yaitu rutan dengan penyelamatan maksimun ‘one man one cell’ buat teroris, ” kata Ade.

Peletakan itu memiliki tujuan biar tak berlangsung pelanggaran tata-tertib lapas/rutan yg dilaksanakan terhadap Setnov.

” Setelah itu apa Setnov tetap melakukan pidana di Rutan Gunung Sindur atau mungkin tidak, tunggu hasil pengecekan team Kanwil Kementerian Hukum serta Hak Asasi Manusia Jawa Barat bersama team dari Ditjen PAS, ” kata Ade.

About penulis77

Agen Sbobet