Home / Uncategorized / Seorang Napi Di Isolasi Akibat Seludupkan Ektasi 600 Butir

Seorang Napi Di Isolasi Akibat Seludupkan Ektasi 600 Butir

Seorang Napi Di Isolasi Akibat Seludupkan Ektasi 600 Butir – Diantara satu narapidana (napi) Rutan Kelas I Surakarta Andang Anggara (25) , yg dikira menjadi diantara satu pengendali persoalan penyelundupan 600. 000 ekstasi dari Belanda beroleh pengawasan privat. Pria asal Jepara, Jawa Tengah itu waktu ini diposisikan di area isolasi sehabis aksinya terbongkar.

Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan Kelas I Surakarta Urip Dharma Yoga menyampaikan, pihaknya udah beroleh surat dari Bareskrim Mabes Polri 10 November selanjutnya tentang persoalan yg dikira melibatkan Andang.

Sehabis dilaksanakan koordinasi berbarengan penyidik Bareskrim, petugas rutan selanjutnya menggeledah kamar C2 yg ditinggali Andang. Kamar itu ditinggali 62 narapidana yg berstatus residivis, baik kejahatan atau narkoba.

“Saat itu diketemukan satu buah handphone, ” kata Urip Dharma Yoga, di Solo, Jawa Tengah, Jumat (24/11/2017) .

Sehabis di cek tim Bareskrim, telpon seluler itu bukan hanya yg dimanfaatkan utk transaksi. Yg terkait selanjutnya diperintah kooperatif serta sesudah itu dilaksanakan penggeledahan ke dua. Akhirnya, diketemukan dua handphone yg dikira dimanfaatkan bertransaksi ditanam di taman halaman depan kamar C2.

Dua handphone merk Apple serta Xiomi ditimbun di tanah sedalam 50 cm.. Juga handphone Nokia di belakang masjid rutan. Idenya, Andang bakal dibawa ke Jakarta oleh Bareskrim Polri.

“Saat ini kami masihlah tunggu, dikehendaki selekas mungkin, ” tandasnya.

Pihaknya ambil perbuatan pengamanan privat dengan letakkan Andang di area isolasi pascakasus itu. Yg bisa menemuinya cuma petugas privat yg ditunjuk. Pihaknya berjanji bakal memperketat pengamanan. Salah satunya dengan menambah kesibukan penggeledahan, juga termasuk dari kunjungan.

Andaikan ada oknum petugas rutan yg bisa dibuktikan mendukung memfasilitasi handphone, hukuman tegas bakal dijatuhkan. Andang sendiri menjadi narapidana narkoba yg divonis lima th. penjara.

Ia masuk bui 5 Juli 2017 serta baru bakal bebas 6 Juli 2022 lain kesempatan. Terlebih dahulu, Bareskrim Polri bekerjasama dengan Bea Cukai menggagalkan penyelundupan 600. 000 butir pil ekstasi dari Belanda ke Jakarta.

Barang haram itu idenya didistribusikan ke beberapa tempat hiburan malam di Jakarta serta Jawa Timur faedah menyongsong pesta perubahan Th. Baru 2018. Barang untuk bukti 600. 000 ekstasi harga totalnya meraih Rp300 miliar.

Penyelundupan dikendalikan dua narapidana, ialah Andang Anggara dengan sebutan lain Aan Bin Suntoro yg mendekam di Rutan Kelas I Surakarta serta Sonny Sasmiata dengan sebutan lain Obes yg ada di Lapas tingkat I Gunung Sindur, Kabupaten Bogor.

About admin

Agen Sbobet