Home / Berita Umum / Tujuan Wawan Menyogok Wahid Tersingkap Dalam Surat Gugatan Yang Di Bacakan Jaksa KPK

Tujuan Wawan Menyogok Wahid Tersingkap Dalam Surat Gugatan Yang Di Bacakan Jaksa KPK

Tujuan Wawan Menyogok Wahid Tersingkap Dalam Surat Gugatan Yang Di Bacakan Jaksa KPK – Suami Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany, Tubagus Chaeri Wardana (Wawan) didapati turut menyogok eks Kalapas Sukamiskin Wahid Husen buat bermalam di hotel berbarengan kawan wanitanya. Siapa kawan wanita Wawan yg dibawa ‘ngamar’ di hotel?

Tujuan Wawan menyogok Wahid itu tersingkap dalam surat gugatan yg dibacakan jaksa KPK Trimulyono Hendradi dalam persidangan Wahid di area tindak pidana korupsi (tipikor) Pengadilan Negeri (PN) Bandung, Jalan LLRE Martadinata, Kota Bandung, Rabu (5/12/2018) .

” Terdakwa berikan keringanan dalam pemberian izin keluar lapas berbentuk izin berobat pada 16 Juli 2018 dengan argumen berobat dalam rumah sakit Rosela, Karawang. Walaupun sebenarnya terdakwa paham kalau izin keluar itu berniat disalahgunakan buat bermalam di luar lapas, ” ujar jaksa KPK Trimulyono Hendradi kala membacakan surat gugatan.

Dalam dakwaannya, jaksa menyebutkan kalau suami Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany itu keluar melalui langkah memanfaatkan mobil ambulans Lapas Sukamiskin yg malahan tak membawa ke RS Rosela Karawang, namun ke rumah sakit Hermina Arcamanik.

Hingga di parkiran RS Hermina, Wawan berganti mobil ke mobil pribadi yg udah tunggu. Mobil itu terus ketujuan rumah kakak Wawan, Ratu Atut di daerah Suryalaya Bandung.

” Kemudian perjalanan dilanjut kembali ketujuan hotel Grand Mercure Bandung serta Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan lantas bermalam di hotel itu dengan kawan wanitanya, ” ujar jaksa.

Bukan satu mungkin Wawan bermalam di luar Lapas Sukamiskin. Dalam gugatan, Wawan pun didapati sempat bermalam dalam sesuatu hotel lux di Bandung.

Kala itu, 5 Juli 2018, Wawan ajukan izin menakjubkan (ILB) terhadap Wahid dengan argumen bakal mendatangi ibunya di Serang, Banten.

” Walaupun sebenarnya terdakwa paham kalau izin keluar dari lapas itu berniat disalahgunakan oleh Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan buat pergi bermalam di Hotel Hilton Bandung sepanjang dua hari, ” ujarnya.

Tetapi sejak mulai KPK mengerjakan operasi tangkap tangan (OTT) pada Wahid atas suap perizinan, Wawan belumlah sempat kembali ajukan izin keluar Lapas Sukamiskin.

” Sepanjang saya bekerja, nampaknya yg terkait belumlah sempat bikin permintaan izin keluar lapas, ” ujar Tejo terhadap detikcom lewat pesan singkat, Rabu (5/12) .

Tejo sendiri baru menjabat jadi Kalapas Sukamiskin sejak mulai KPK mengerjakan OTT.

Tejo mengemukakan seandainya kedepannya Wawan ajukan izin, proses penyerahan sampai diketahui bakal dilaksanakan sesuai sama proses. Wawan bakal disidang oleh team pengamat pemasyarakatan (TPP) .

” Jikalau ada bakal dilakukan sesuai sama proses yg laku lewat sidang TPP serta dengan pengawalan petugas kepolisian, ” ujarnya.

Wahid berikan keringanan terhadap Wawan dari kurun waktu Maret sampai Juli 2018. Atas keringanan itu, Wahid dapatkan uang dari Wawan dengan keseluruhan uang Rp 63, 390 juta.

Wawan adalah terpidana perkara suap sengketa Pemilihan kepala daerah Kabupaten Lebak, Banten. Suami dari Wali Kota Tengerang Selatan Airin Rachmi Diany itu menyogok eks hakim Mahkamah Konstitusi Akil Mochtar.

About admin

Agen Sbobet